Leader Board

Tampilkan postingan dengan label sepatu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepatu. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Januari 2012

Sepatu Pas Sesuai Lengkung Kaki

Demi kesehatan kaki, ukur dan pahami
jenis lengkungan kaki Anda.
Anda seringkali merasa membeli sepatu yang kurang pas? Sebelum membeli sepatu mahal sebaiknya kenali dulu bentuk lengkungan kaki Anda. Hal ini sangat penting agar Anda mendapatkan sepatu yang fit dan nyaman di kaki.

Bentuk sepatu yang tidak sesuai dengan lengkungan telapak kaki bukan hanya membuat rasa tidak nyaman tetapi bisa memicu rasa nyeri pada kaki. Demi kesehatan kaki jangka panjang, ukur dan pahami jenis lengkungan kaki Anda.

Anda bisa mengukur sendiri lengkungan kaki. Caranya, seperti dilansir dari Times of India, yaitu dengan menggunakan kertas putih dan sedikit air. Letakkan kertas di atas lantai. Lalu, celupkan kaki ke dalam air dan tempelkan pada kertas. Ulangi hingga terlihat bentuk lengkungan kaki. Berikut tiga klasifikasi ukuran lengkungan kaki :

1. Lengkungan tinggi
Mereka yang memiliki bentuk kaki dengan lengkungan tinggi harus memilih sepatu dengan bantalan ekstr. Hal ini untuk mencegah kelelahan saat menggunakan sepatu dalam waktu lama. Jangan membeli sepatu yang memiliki sol keras atau sol tipis.

2. Lengkungan rata atau rendah
Orang yang memiliki lengkungan kaki datar atau rendah harus memilih sepatu berbahan kuat. Pilih yang tumitnya rendah untuk memutar beban kaki. Sebaiknya hindari menggunakan sepatu tumit tinggi.

3.Lengkungan normal
Bagi Anda yang memiliki lengkungan normal, bisa menggunakan jenis sepatu apa pun. Tetapi pastikan sebelum membeli sepatu, ukurannya harus benar-benar pas dengan kaki. Sebaiknya beli sepatu saat sore atau malam ketika ukuran kaki mengembang.

Sumber : http://modelindo.wordpress.com

Kamis, 27 Oktober 2011

Cermin Karakter Melalui Sepatu Favorit

Setiap orang berhak memilih apapun yang disuka sesuai selera mereka. Sam Gosling, seorang psikolog dari University of Texas dan sekaligus penulis bukuSnoop: What Your Stuff Says About You, menyatakan selera dan pemilihan barang pribadi yang berbeda, bisa melatih kita untuk mengenali kepribadian diri sendiri dan orang lain.
Begitu juga dalam pemilihan sepatu favorit. Ada yang gemar menggunakan high heels,  ada juga yang lebih memilih memakai sepatu keds. Mari belajar membaca karakter dari pemilihan sepatu favorit dari Meghan Cleary, penulis bukuThe Perfect Fit: What Your Shoes Say About You.

High heels
Mewakili karakter: Feminin dan seksi. Para pecinta sepatu tinggi, khususnya stiletto, adalah orang-orang yang memiliki pemikiran modern dan selalu sadar pada tren terbaru. Jadi, biasanya mereka akan terus mengeksplor diri agar bisa selalu terlihat menarik.
Tip: Ajak sepasang sepatu high-heels pilihan kita untuk berjalan keliling toko sebentar, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sepatu yang dipilih benar dan bisa dikenakan dengan nyaman. Mengenakan stiletto memang seksi. Tetapi tergelincir di depan orang banyak pasti bukan yang kita inginkan, bukan?

Boots
Mewakili karakter: Kuat, berani, keras kepala, mandiri, dan anggun. Pengguna boots biasanya suka bertualang ke tempat-tempat baru. Meski cenderung memiliki karakter tomboy, tapi tetap sesekali juga ingin terlihat manis dan feminin. Sikap mandiri kita memang baik, tapi jangan buat sikap tersebut membuat kita menjadi enggan meminta bantuan ke orang lain.
Tip: Menemukan sepatu boots yang kita suka, tetapi restletingnya tidak bisa tertutup seluruh betis kita? Tenang. Segera bawa boots kita ke tukang sepatu, dan minta mereka menambahkan karet elastik yang disesuaikan dengan warna boots untuk memberikan peregangan yang kita butuhkan.

Sepatu keds
Mewakili karakter: Kasual, muda, suka kenyamanan, dan cenderung terus-terang. Sepatu keds menandakan kita adalah orang yang aktif secara fisik. Dan biasanya kita tidak akan betah untuk duduk berlama-lama di belakang meja. Agar sikap terus-terang kita tidak menyakitkan orang lain, belajarlah untuk menyampaikan isi pikiran kita melalui cara yang lebih manis, tanpa harus kehilangan makna yang sebenarnya.
Tip: Karena sepatu ballet mudah melar, jadi hindari untuk membeli sepatu dengan ukuran yang sedikit longgar. Sedangkan untuk penggemar sneakers, usahakan untuk selalu menggunakan kaos kaki agar sepatu dan kaki kita tidak bau. Sebal dengan kaos kaki yang terlihat? Kita bisa membeli kaos kaki yang hanya menutupi telapak kaki hingga tumit saja.

Sumber : http://modelindo.wordpress.com

Kamis, 18 Agustus 2011

Perempuan Tergila-Gila pada Sepatu


JIKA ada item fashion yang membuat kaum perempuan tergila-gila untuk mengoleksinya, maka benda itu adalah sepatu. Mantan Ibu negara Filipina Imelda Marcos bahkan terkenal dengan koleksi sepatunya sebanyak 2.700 pasang.

Tokoh fashionista Carrie Bradshaw dari serial ‘Sex and The City,’ juga paling dikenal dengan kecintaannya terhadap sepatu. ”Aku mungkin tidak memahami kaum lelaki. Tapi, kalau sepatu aku paham,” ujar karakter yang diperankan oleh Sarah Jessica Parker itu.

Sepatu memang tak dapat dilepaskan dari kehidupan kaum perempuan. Sebuah publikasi Laporan Konsumen Amerika Serikat ShopSmart menyurvei lebih dari seribu perempuan di Negara Paman Sam. Rata-rata, tiap perempuan memiliki 17 pasang sepatu dan menghabiskan sekitar US$49 untuk sepasangnya. Di antara semua sepatu yang mereka miliki, hanya tiga pasang yang dipakai secara regular.
Tapi, tentu saja Anda bisa jadi tidak termasuk dalam kelompok tersebut. Apalagi jika Anda adalah seorang maniak sepatu. Faktanya, sebanyak 13 persen perempuan memiliki lebih dari 30 persen sepatu, tidak termasuk sneaker.

Nah, berikut ini adalah hasil statistik lain yang diperoleh dari survei tersebut:
1. Perempuan membeli sekitar tiga pasang sepatu setiap tahun.
2. Sebanyak 39 persen perempuan lebih memiliki sepatu ceper dibandingkan sepatu model lain.
3. Sementara itu, 33 persen perempuan menghabiskan lebih dari US$100 untuk sepasang sepatu.
4. Hanya 25 persen perempuan yang mengenakan sepatu dengan hak setinggi 10 cm atau lebih.
5. Sebanyak 46 persen perempuan membeli sepasang sepatu bermodel jelek tapi nyaman, sedangkan 60 persen di antaranya sanggup menahan sakit demi sepatu modis.
6. Di sisi lain, 61 persen perempuan membawa sepatu cadangan yang nyaman di dalam tas mereka untuk berganti alas kaki.
7. Sebanyak 48 persen perempuan pernah mengalami cedera akibat sepatu.
8. Sekitar 19 persen perempuan membeli sepatu untuk menghibur diri.
9. Sebanyak 29 persen perempuan membeli sepatu secara online.
10. Sementara itu, 14 persen perempuan pernah menyembunyikan setidaknya satu pembelanjaan sepatu dari pasangannya.
11. Yang menarik, 51 persen perempuan memperhatikan sepatu-sepatu yang dikenakan perempuan lain.
12. Terakhir, 28 persen perempuan merasa sepatu merupakan kunci utama penampilan.

Lantas, apa yang menyebabkan begitu banyak kaum hawa yang terobsesi dengan sepatu? Lisa Lee Freeman, editor in chief ShopSmart menjelaskan, ”Sepatu-sepatu tidak pernah membuat bokongmu terlihat besar. Kau tidak harus khawatir sepatu tidak muat dipakai meski pun berat badanmu bertambah beberapa kilogram, dan sepatu bisa membuatmu merasa seksi secara instan.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com